Penyebab Kejang Demam Pada Anak

Penyebab Kejang Demam Pada Anak
Penyebab Kejang Demam Pada Anak - Kondisi kesehatan anak tidak selalu dalam kondisi yang baik. Ada kalanya anak mengalami sakit atau demam. Namun sebagian orang tua akan kebingungan atau bahkan panik jika melihat kondisi anak yang demikian. Terlebih lagi jika demam tersebut tak kunjung turun ditambah lagi jika anak rewel dan tidak mau makan. Hal ini akan membuat orang tua semakin panik jika menghadapi kondisi anak yang seperti itu.

Kondisi tubuh semakin menghawatirkan disaat anak mengalami demam kejang demam. Kejang demam  atau stuip sendiri adalah kondisi dimana anak anda mengalamo perubahan suhu tubuh dari kondisi normal yaitu 36-37,2 derajat celcius ke suhu yang lebih tinggi. Kejang demam sendiri sering kali terjadi pada anak bahkan 2-5% terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun.

Berikut ini kami berikan beberapa faktor resiko dan Penyebab Kejang Demam Pada Anak :

  • Usia anak yang masuk dalam rentang 18 bulan ke atas cenderung lebih beresiko mengalami kejang demam.
  • Penyebab Kejang Demam Pada Anak yang berikutnya adalah karena infeksi virus atau penyakit lain yang dapat memicu kejang demam seperti radang telinga, infeksi saluran napas atas, infeksi saluran kemih atau radang pada amandel.
  • Pada kondisi tubuh anak yang mengalami demam kejang yaitu ditandai dengan suhu tubuh yang tidak terlalu tinggi dan juga masa demam yang singkat.
  • Mengalami kejang demam yang berulang dengan resiko 15-70% pada 2 tahun pertama setelah anak mengalami kejang demam yang pertama.

Jadi Penyebab Kejang Demam Pada Anak adalah demam yang terjadi secara mendadak. Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa demam ini dapat disebabkan karena infeksi bakteri atau virus, misalnya infeksi saluran napas atas. Sebenarnya tidak diketahui secara pasti mengapa demam dapat menyebabkan kejang pada satu anak dan tidak pada anak lainnya, namun kuat dugaannya karena ada faktor genetik yang berperan. Setiap anak juga memiliki suhu ambang kejang yang berbeda yaitu ada yang kejang pada suhu 38 derajat Celsius, namun ada juga yang baru mengalami kejang pada suhu 40 derajat Celsius atau bahkan tidak kejang sama sekali.

Penyebab Kejang Demam Pada Anak

Kondisi kejang ini biasanya memperlihatkan kondisi anak dengan mata mendelik atau terkadang berkedip kedip, kedua tangan dan kaki kaku, dan anak tidak sadar dan tidak memberikan respon ketika dipanggi atau diperintah. Saat kejang demam tersebut hilang, maka kesadaran anak akan kembali seperti semula lagi. Biasanya kejang demam akan berhenti sendiri setelah 5 menit dan tidak akan berulang lebih dari satu kali dalam 24 jam.

Setelah mengetahui beberapa Penyebab Kejang Demam Pada Anak, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan jika anak anda terkena kejang demam :

  1. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah letakkan anak di tempat yang aman, jauhkan anak anda dari benda-benda berbahaya seperti listrik dan pecah-belah. 
  2. Kemudian baringkan anak dalam posisi miring agar makanan, minuman, muntahan, atau benda lain yang ada dalam mulut akan keluar sehingga anak terhindar dari bahaya tersedak. 
  3. Yang perlu anda lakukan adalah jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulut. Memasukkan sendok, kayu, jari orangtua, atau benda lainnya ke dalam mulut, atau memberi minum anak yang sedang kejang, dapat berisiko menyebabkan sumbatan jalan napas apabila luka.
  4. Jangan berusaha menahan gerakan anak atau menghentikan kejang dengan paksa, karena dapat menyebabkan patah tulang. 
  5. Perhatikan apa yang terjadi saat anak kejang, karena ini dapat menjadi informasi berharga bagi dokter. Tunggu sampai kejang berhenti, kemudian bawa anak ke unit gawat darurat terdekat. 
  6. Apabila anak sudah pernah kejang demam sebelumnya, dokter mungkin akan membekali orangtua dengan obat kejang yang dapat diberikan melalui dubur. Setelah melakukan langkah-langkah pertolongan pertama di atas, obat tersebut dapat diberikan sesuai instruksi dokter.
Penyebab Kejang Demam Pada Anak

Itulah ulasan kami mengenai Penyebab Kejang Demam Pada Anak. Semoga bermanfaat dan dapat membantu permasalah anda ya. Sampai jumpa di ulasan kami yang berikutnya.

Berlangganan untuk email update gratis: